Sejarah Pamijahan Dan Asal Usul Nama Pamijahan Tasikmalaya

41806 views

Pamijahan adalah nama tempat wisata bagi peziarah yang berada di desa pamijahan kecamatan Bantarkalong kabupaten Tasikmalaya. Sejarah Pamijahan mengacu kepada dua situs yang menarik peziarah untuk mendatangi kawasan asri ini yaitu Goa Safarwadi dan Makam Waliyullah Syeh Abdul Muhyi, kehadiran orang orang ke pamijahan banyak terpusat di kedua area ini saat melakukan ziarah terutama dibulan bulan tertentu, sehingga apabila memasuki bulan tersebut wisata ziarah pamijahan sangatlah padat karena aktivitas para peziarah yang datang berkunjung dari berbagai wilayah tanah air.

Sejarah Dan Asal Usul Pamijahan

Bahasan tentang Gua Safarwadi dan Makam Waliyullah Syeh Abdul Muhyi akan dilanjut pada posting selanjutnya, Insya Allah

Pamijahan terkenal keberadaannya sebagai kawasan yang masih terjaga dan sering dikunjungi orang-orang dari berbagai pelosok tanah air bahkan manca negara dan merupakan salah satu peninggalan bersejarah awal mula tersebarnya agama Islam diberbagai kawasan.

Pamijahan terletak di sebuah kampung dipinggir sungai dan merupakan pusat dari kedusunan setempat yang masih terlihat asri dan alami karena penduduk lokal menjaga dan mentaati nasihat dari para tokoh sepuh dan ulama dalam menjaga alam secara lestari, adapun kini banyak perubahan terjadi terutama di area terminal dan sekitarnya karena tuntutan akan perlunya daya tampung lebih besar untuk fasilitas transportasi terutama bus-bus besar antar propinsi yang mengantarkan peziarah ke pamijahan sering datang dan terparkir di kawasan terminal sehingga area pusat kedatangan peziarah ini terus dikembangkan untuk mencukupi kebutuhan tersebut.

Bagi para peziarah yang pernah mengunjungi pamijahan antara 10 atau 20 tahun yang lalu pasti merasakan perbedaan mencolok tentang adanya pembangunan dan pelebaran area terminal sebelum memasuki “Kaca kaca” atau gerbang sebelum memasuki wilayah ziarah.

Asal Usul Nama Pamijahan

Kampung ini dinamakan pamijahan karena tempat tersebut sering dikunjungi banyak orang yang hendak berziarah ke makam Waliyullah Syeh Abdul Muhyi. Seiring dengan bertambahnya kedatangan peziarah yang datang tanpa kenal waktu dan bergantian mengunjungi area tersebut menjadikan keadaan dan suasana setempat seperti layaknya “ikan yang akan bertelur”

Pamijahan berasal dari kata Mijah, dalam bahasa sunda yang berarti tempat ikan bertelur, ini mengandung filosofi menarik karena pada kenyataanya ikan yang bertelur dan menetas dapat menghadirkan generasi baru yang diharapkan mampu meneruskan dan mewarisi sifat sifat induk atau leluhurnya guna melanjutkan cita cita pada awal mulanya. Jadi jelas bahwa asal muasal nama dan Sejarah Pamijahan mengandung arti yang baik dan bermakna, sangat berbeda jauh dengan menerjemahkannya secara serampangan dan tanpa ilmu yang menyebutnya sebagai tempat pemujaan, Naudzubillahi mindzalik…

pamijahan tasikmalaya sejarah pamijahan

Related Post

Leave a reply